Dari Langit turun ke Bumi (Ku gantungkan mimpi itu di Langit, namun ku hujamkan menembus Bumi)


By. UK

Kata ibuku, “Gantungkanlah mimpimu setinggi langit,nak”
Itu lah yang aku lakukan… Dulu!!
Ku gantungkan mimpi setinggi langit, hingga terbang jauh ke luar angkasa… Dulu!
Berkeliling cakrawala hingga singgah di planet anta-beranta… Sekali lagi, itu  Dulu!
Dan kini 180º, Ku jatuhkan cita-citaku ke permukaan bumi
Aku yang dulu terobsesi dengan Sang Langit yang membahana luas
Tanpa disadari aku tak bisa mengabaikan bumi yang telah lama ku huni
Walau aku tahu suatu saat planet ini akan mati
Namun takkan ku biarkan ia mati tanpa arti
Kini kumulai mimpi baru…
Bersama dengan tanah, ku arungi hidup agar terus istiqomah
Dengan tanaman, ku coba tuk terus menikmati hidup dengan nyaman
Hama, gulma dan jamur mengajarkanku tuk terus bersyukur
Ku coba menikmati indahnya bumi dari sisi yang berbeda dari biasa
Bayangan kecil sering menggelitik otakku
Saat aku jadi pengusaha jamur…
Ku kan buat semua yang takabur menjadi bersyukur
Saat aku menjadi penguasa…
Ku ubah gedung penuh kaca dengan balkon-balkon yang penuh bunga
Saat ku jadi ahli kimia…
Ku buat obat yang bersahabat dengan gulma dan hama
Ku jadikan gulma dan hama terlihat mempesona
Hingga tak ada lagi yang menghina
Bukan lagi sebagai musuh abadi tapi jadi sahabat sejati

Itulah mimpiku di Bumi, walau dalam hati di Langit itu masih tersimpan berjuta mimpi

Comments

Popular posts from this blog

Nano-nano Kuliahku (Masa Melatih Diri Bersama Orang Baru)

Jeruk Nipis

Apakah Indonesia Sudah Merdeka?