Abu-abu

Abu-abu
Terletak diantara garis jelas hitam dan putih
Tertuang berbagai warna yg menghasilkan hitam sebagai gradasi
Tak kalah murni dengan putih sebagai ratu warna abadi

Merah yg identik dengan amarah menghasilkan gelora untuk terus berkarya
Kuning perlambang ceria mengawali kisah bagi sesama
Biru yg hampir kelabu perlambang rindu akan semua yg tak mampu lagi tergapai oleh waktu
Hijau kebijaksanaan membuatnya harus selalu teringat bahwa selalu ada teman disetiap keadaan
Ungu nan elegan terlihat misterius namun selalu meninggalkan hati untuk semua yg teriris
Jingga yg mengingatkan akan hadirnya kelam memaksa diri untuk terus belajar menghadapi kenyataan

Tak seindah warna pelangi diri ini menghadirkan diri
Tak secerah mentari atau sebersih nya langit biru rumah itu hadir bagi ku dan bagimu
Namun, harus kuakui rumah ini menjadi tempatku berlindung dari hitamnya malam
Ku harap bagimu pun begitu
Walau nyatanya aku atau kamu harus pergi ketika putihnya awan mulai terlihat saat mentari mulai menyinari
Kembali ke kehidupan yg warna warni menyebar diseluruh negeri

Bukan rumah ini yg mulai menghitam
Bukan pula lantai ini yg mulai men coklat
Hanya saja..  Diri ini yg mulai meng abu-abu ragu.
Atau mungkin hati ini yg terlalu hitam untuk kembali walau hanya sekedar mengucap salam.
Hingga lupa...  Bahwa kita harus pulang.


By.  Adif
At My Kosan pukul 21.48
29 April 2019

Comments

Popular posts from this blog

Nano-nano Kuliahku (Masa Melatih Diri Bersama Orang Baru)

Jeruk Nipis

Apakah Indonesia Sudah Merdeka?